Skip to main content

Obat Tradisional Kurang Darah (Anemia)

 yaitu dengan mengkonsumsi aneka macam jenis  Obat Tradisional Kurang Darah (Anemia)makanan yang mengandung zat besi. Kandungan zat besi (Fe) bekerjsama cukup banyak ditemukan dalam kuliner sehari-hari menyerupai hati, jantung, kuning telur, ragi, kerang dan kacang-kacangan.

Beberapa jenis buah-buahan juga kaya akan zat besi menyerupai aprikot, jeruk, bit hijau dan prume. Salah satu buah yang baik dikonsumsi oleh penderita anemia yakni jambu biji, sebab mengandung vitamin B1, vitamin C, dan zat besi. Jambu biji dan jeruk termasuk buah yang gampang didapat.

Obat Tradisional Kurang Darah (Anemia)


Ada beberapa jenis tanaman obat yang juga sanggup dimanfaatkan untuk mengatasi anemia. Tanaman tersebut terutama yang mengandung vitamin B12, contohnya jagung, bunga matahari, kedelai, dan kacang tanah. Sedangkan tanaman yang digunakan secara empiris untuk menangani anemia yakni bayam duri, tapak liman, lempuyang wangi, daun kacang panjang, dan kacang hijau.

Berikut ini beberapa resep tanaman obat tradisional untuk mengatasi anemia atau kurang darah:

Bayam duri

Bayam duri (Amaranthus spinosus L.) mengandung banyak zat besi, garam fosfat, vitamin A, C, dan K. Kandungan lainnya, amarantin, kalium nitrat, dan piridoksin.

Ambil setengah genggam bayam duri. Cuci bersih, kemudian giling halus. Selanjutnya, tambahkan setengah cangkir air matang. Setelah diperas dan disaring hanya untuk diambil airnya, tambahkan satu kuning telur ayam dan 1 sdm madu. Aduk adonan itu hingga rata. Ramuan tersebut untuk sekali minum, dilakukan 2x sehari.

Tapak liman

Tapak liman (Elephantopus scaber) mengandung saponin, flavonoid, dan polifenol. Hasil penelitian menyebutkan kandungan zat besi pada akar dan daun tanaman tapak liman, kadar zat besi dalam akar sebesar 45,4 mg% dan pada daun 30,2%.

Ambil tiga batang tapak liman, cuci, kemudian rebus dengan 3 gelas minum hingga airnya tinggal tiga perempatnya. Setelah cuek saring, kemudian tambahkan madu secukupnya. Ramuan ini untuk sekali minum. Dalam sehari dianjurkan minum 2x.

Lempuyang wangi

Lempuyang bacin (Zingiber aromaticum), tumbuh liar di hutan-hutan jati. Hasil penelitian pada kelinci mengatakan ada peningkatan kadar Hb dan jumlah eritrosit sehabis kelinci diberi infus rimpang lempuyang bacin selama 16 hari.

Ambil ½ jari rimpang lempuyang wangi. Setelah dicuci dan dipotong seperlunya, rebus dengan air sebanyak 4 ½ gelas minum hingga tinggal kira-kira setengahnya. Sesudah cuek saring dan tambahkan madu seperlunya. Ramuan ini juga untuk sekali minum. Minum 2x sehari.

Daun kacang panjang

Bahan lain yang sanggup digunakan untuk mengatasi anemia yakni daun kacang panjang (Vigna sinensis).

Cuci higienis setengah genggam daun kacang panjang, kemudian diasapkan sebentar. Konsumsilah sebagai urap pada ketika makan. Sebaiknya dikonsumsi 2x sehari.

Kacang hijau

Obat tradisional anemia yang gampang didapat tentu saja kacang hijau (Phaseolus radiatus L.). Kacang hijau mengandung vitamin B1, B12, dan niacin.

Sediakan 1 cangkir kacang hijau. Setelah dicuci, campur dengan 2 gelas minum air, rebus hingga tersisa sekitar ¾-nya. Setelah suam-suam kuku, minumlah air rebusan itu. Lakukan itu 2x sehari.

Nah, itulah beberapa ramuan tradisional untuk mengatasi anemia alias kurang darah. Selain memakai pengobatan tradisional imbangi juga dengan mengkonsumsi pelengkap penambah darah. Dan satu lagi, biasakan gaya hidup sehat mulai dari sekarang!

Comments

Popular posts from this blog

10 Fakta Sayuran Hijau Baik Untuk Kesehatan

- Sayuran merupakan salah satu sumber vitamin, zat gizi dan serat yang paling banyak dan baik untuk tubuh. Meskipun demikian masih banyak yang tidak mau mengonsumsi sayuran hijau (terutama sayuran berwarna hijau gelap) . Hal ini mungkin sebab ketidaktahuan akan manfaat dan fungsi sayuran hijau untuk kesehatan ,atau mungkin sebab sama sekali tidak suka sayuran. Untuk mengatasi hal ini berikut ini aku tuliskan 10  fakta dan alasan mengapa sayuran hijau sangat elok untuk kesehatan : 1. Sayuran Hijau Sumber Nutrisi dan Vitamin Sayuran hijau merupakan sumber nutrisi dan mengandung vitamin A, C, E, K, B, mineral serta serat sangat baik untuk tubuh. 2. Mengandung banyak klorofil Klorofil sanggup membantu membawa energi dan oksigen ke sel-sel tubuh, sehingga sangat penting untuk kesehatan. 3. Baik untuk pencernaan Penuh akan zat enzim yang penting untuk pencernaan dan mendukung kerja organ-organ tubuh. Proses memasak sayuran hijau akan menghancurkan zat enzim. Kaprikornus untuk...

1001 Manfaat Mengkudu Yang Sudah Terbukti Secara Ilmiah

Inilah 1001 Manfaat Mengkudu yang terbukti secara ilmiah untuk menyembuhkan aneka macam macam penyakit. Mengkudu atau pace mempunyai nama latin Morinda citrifolia L . dan termasuk ke dalam famili Rubiaceae . Buah mengkudu sudah semenjak usang dipercaya dan terbukti mampuh menyembuhkan aneka macam penyakit. Tidak heran jika nenek moyang kita memakai buah mengkudu sebagai obat tradisional. Di Indonesia sendiri buah mengkudu mempunyai nama yang khas di setiap daerah, menyerupai keumeudee (Aceh); pace, kemudu, kudu (Jawa); cangkudu (Sunda); kodhuk (Madura); dan tibah (Bali). Selain dipakai sebagai obat, buah mengkudu juga sering dijadikan sebagai adonan rujak. Bukan hanya buahnya saja yang bisa dijadikan obat, daun, batang dan akar dari tumbuhan mengkudu punya khasiat tersendiri. Mengkudu tinggi akan antioksidan dan enzim. Buah ini juga dipercaya sebagai buah pembangkit energi. Selain antioksidan, mengkudu juga kaya akan senyawa selenium, xeronine, glikosida, scopoletin, terpine,...

Manfaat Daun Seledri Untuk Kesehatan Dan Rambut

Seledri mempunyai nama latin Apium graveolens L dan termasuk dalam famili Apiaceae atau suku adas-adasan. Seledri satu suku dengan wortel dan adas pulosari. Daun seledri sudah semenjak usang digunakan sebagai materi penyedap kuliner lantaran aromanya yang khas dan menggugah selera. Bahkan di negara-negara Eropa dan Jepang tanaman seledri tidak ada yang mubazir, lantaran mereka sudah biasa menimbulkan batang, daun dan biji bunga seledri sebagai materi masakan. Seledri mulai dikenal di Indonesia semenjak jaman penjajahan Belanda. Waktu itu para penjajah memakai seledri untuk penyedap kuliner berkuah menyerupai sup. Sekarang ini, seledri merupakan cuilan tak terpisahkan dari kuliner Indonesia. Selain keuntungannya sebagai materi masakan, seledri juga berguna sebagai tanaman obat herbal untuk mengatasi banyak sekali penyakit dan gangguan kesehatan. Hal ini lantaran seledri mengandung senyawa-senyawa yang diharapkan tubuh. Berikut ini beberapa senyawa yang terkandung dalam daun seled...